Minggu, 03 Februari 2013

Contoh Makalah Bahasa Indonesia



MAKALAH BAHASA INDONESIA
Pentingnya Pengembangan Minat Dalam Berbahasa Inggris


O
L
E
H


Nama :
Aidillah Putri
Kelas : XII Tkk 2
Guru Pembimbing :
Ibu Hj. Sri Haryani,SP.d





SMK Negeri 6 Palembang
                                       Tahun Ajaran 2012/2013

KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan laporan ilmiah yang berjudul Pentingnya Pengembangan Minat Dalam Berbahasa Inggis yang dibimbing oleh ibu Hj. Sri Haryani,S.Pd.
Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan laporan ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun dalam penulisannya. Penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat diselesaikan dengan baik. Penulis dengan tangan terbuka menerima masukan, saran dan usul guna penyempurnaan laporan ilmiah ini.
            Akhirnya penulis mengaharapkan semoga laporan ilmiah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.




Palembang,   2 Februari 2013
      


 Penulis


DAFTAR ISI

Halaman Judul…………………………………………………………………………..x
Kata Pengantar…………………………………………………………………………xi
Daftar Isi ……………………………………………………………………………….xii
Bab I Pendahuluan                                        
1.1. Latar Belakang…………………………………………………………………...1
1.2. Rumusan Masalah……………………………….……………………………….1
1.3. Tujuan……………………………………………………………………………2
Bab II Tinjauan Pustaka dan Landasan Teori
2.1.                                                                                                                                                                                                                                                                       Pengertian Minat………………………………………………………………….3
2.2.                                                                                                                                                                                                                                                                       Pengertian Bahasa Inggris………………………………………………………...4

Bab III Pembahasan
3.1 Faktor Pendukung Minat Siswa Belajar Bahasa Inggris
………………………………………………………………………………………..5
3.1.1 Perhatian.......................................................................................................5
3.1.2 Minat……………………………………………………………………….5
3.1.3 Motif.............................................................................................................6

3.2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kurangnya Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa………………………………………………………………………………6
3.2.1 Cara orangtua mendidik……………………………………………………6
3.2.2 Keadaan ekonomi keluarga………………………………………………...6
3.2.3 Metode mengajar yang kurang baik.............................................................6
3.2.4 Kurikulum yang monoton.............................................................................7
3.2.5 Relasi siswa dengan guru.............................................................................7
Bab IV Penutup
4.1 Kesimpulan……………………………………………………………………….8
4.2 Saran……………………………………………………………………………...8
Daftar Pustaka………………………………………………………………………...9













BAB 1
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
                        Bahasa Inggris adalah sebuah bahasa yang berasal dari Inggris, merupakan bahasa utama dari Britania Raya (termasuk Inggris),  Amerika Serikat serta banyak negara lainnya yang termasuk rumpun bahasa Jermanik Barat (Wikipedia). Dan seiring era globalisasi bahasa Inggris sudah menjadi bahasa yang mendunia yang digunakan dalam dunia pendidikan, perdagangan, teknologi, sosial-politik dan telah menyeluruh ke seluruh aspek kehidupan berkomunikasi. Bahasa adalah alat komunikasi yang paling penting dalam kehidupan, sehingga kita bisa saling mengerti pesan yang disampaikan maupun yang tersampaikan. Dizaman serba modern dengan persaingan yang sangat ketat pelajar dituntut harus bisa menguasai bahasa Inggris untuk dapat lebih maju pada kemudian hari dalam memasuki dunia kerja nantinya.
Bahasa Inggris masih dianggap kurang penting dikarenakan adanya beberapa factor bisa saja dikarenakan pengaruh lingkungan sosial dan kurangnya pembelajaran dini hari dari orangtua dan wali atau mereka  menganggap bahasa Inggris itu sulit dan tidak penting bagi kehidupan mereka. Mungkin juga ada yang beralasan bahwa mereka cinta bahasa Indonesia jadi mereka selalu memakai bahasa Indonesia, namun bukan bearti bahasa Indonesia mereka baik bisa saja karena mereka berpikiran tidak ada untungnya belajar bahasa Inggris karena tidak terlalu berguna bagi lingkungannya yang hanya menggunakan bahasa Indonesia saja.
                        Dan sebagian masyarakat bahkan siswa sekolah pun menganggap bahasa Inggris itu sulit. Ini bisa juga terjadi karena bahasa Inggris dan bahasa Indonesia memang tidak serumpun dengan memiliki struktur bahasa yang sangat berbeda dengan bahasa Indonesia. Bahasa Inggris juga tidak seperti bicara dengan menggunakan bantuan kamus karena untuk menterjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dengan cara mengganti kata demi kata yang memang dasarnya tidak serumpun. Bahkan dengan bermodalkan dengan mempunyai kamus terlengkap, tertebal dan tertebal sekalipun sepertinya belum cukup untuk dapat berbahsa Inggris yang baik dan benar.


1.2       Rumusan Masalah
Bagaimana Cara Mengembangkan Minat Dalam Berbahasa Inggris?

1.3       Tujuan
Tujuan dari penulisan laporan ilmiah ini ialah pertama untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya minat para pelajar dan masyarakat untuk belajar bahasa Inggris dan kedua ialah untuk mengetahui seberapa besar minat para siswa sekolah untuk belajar bahasa Inggris. Dari tujuan ini penulis mengharapkan para pembaca lebih mengerti dan membuka wawasan mereka terhadap pentingnya bahasa Inggris sehingga para pembaca dapat menjadi faktor pendorong minat para siswa untuk mempelajari bahasa Inggris lebih baik.




















BAB II
TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

            Dalam proses pembuatan laporan ilmiah ini penulis menemukan sebuah karya ilmiah yang telah membahas pembahasan yang sama antara lain sebagai berikut; “Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar “. Dalyono (1997). Beliau mengemukakan mengenai upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar seperti; meningkatkan mutu pendidikan diantaranya mengeluarkan peraturan perundangan-undangan yang baru, memperbaiki kurikulum, meningkatkan kemampuan para pendidik serta memperbaiki sarana dan prasarana penunjang pendidikan.



2.1       Pengertian Minat
Minat adalah kecenderungan jiwa yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa aktivitas atau kegiatan (Slameto, 1995). Sehingga minat juga dapat disimpulkan sebagai kegiatan atau aktivitas yang dilakukan dengan sangat memperhatikan kegiatan itu dengan secara konsisten dengan perasaan yang senang. Definisi minat menurut Kartono (1995), minat merupakan moment-moment dari kecenderungan jiwa yang terarah secara intensif kepada suatu obyek yang dianggap paling efektif (perasaan, emosional) yang kuat. Minat dapat diartikan kecenderungan untuk dapat tertarik atau terdorong untuk memperhatikan seseorang sesuatu barang atau kegiatan dalam bidang-bidang tertentu (Lockmono, 1994). Sedangkan menurut Gie (1998), minat bearti sibuk, tertarik, atau terlihat sepenuhnya dengan suatu kegiatan karena menyadari pentingnya kegiatan itu.
 Dengan demikian, dari beberapa teori para ahli diatas dapat disimpulkan minat belajar adalah suatu kegiatan atau aktivitas dengan kecenderungan yang tetap dengan penuh memperhatikan secara intensif pada suatu ketertarikan dan akhirnya menyadari pentingnya suatu kegiatan atau aktivitas tersebut.
Keterlibatan sepenuhnya seorang siswa dengan segenap kegiatan pikiran secara penuh perhatian untuk memperoleh pengetahuan dan mencapai pemahaman tentang apa yang dituntut dan didapatnya disekolah. Dengan mempunyai minat yang besar terhadap sesuatu itu sangat berpengaruh terhadap aktivitas belajar para siswa, contohnya pada siswa yang memiliki minat yang besar terhadap pelajaran bahasa inggris siswa tersebut akan berusaha dengan belajar sungguh-sungguh untuk dapat memahami pelajaran yang masih dianggap sulit oleh sebagian siswa lainnya.

2.2 Pengertian Bahasa Inggris
Bahasa inggris adalah bahasa internasional yang penguasaanya cukup di perlukan agar anda bisa melakukan pergaulan dan aktivitas secara global. Dari pengertian-pengertian diatas kita dapat menarik kesimpulan bahwa bahasa inggris harusnya bisa dikuasai oleh pelajar agar dapat memperluas aktivitas pelajar secara global. Bisa menguasai bahasa inggris haruslah mempunyai minat yang kuat dan didorong dengan belajar yang sungguh-sungguh agar pemikiran yang menguasai sebagian pelajar tentang bahasa inggris itu sulit dan tidak penting dapat dipecahkan dengan sendirinya. Karena di era globalisasi sekarang kemampuan berbahasa inggris menjadi salah satu kemampuan yang sangat menentukan dalam memperoleh lapangan kerjanya nantinya.















BAB III
PEMBAHASAN

Dalam proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Metode mengajar adalah teknik penyajian yang digunakan oleh guru untuk mengajar atau menyajikan bahan pelajaran kepada siswa di kelas agar pelajaran tersebut ditangkap, dipahami, dan digunakan oleh siswa dengan baik. Sedangkan, metode pembelajaran atau strategi mengajar adalah suatu cara menyampaikan pesan yang terkandung dalam kurikulum. Kedua hal itu bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan minat siswa terhadap bahasa Inggris, sehingga siswa lebih menikmati pemahaman apa yang telah diberikan oleh guru dengan baik. Dan di zaman serba modern seperti sekarang ini sebaiknya para guru dituntut untuk bisa lebih kreatif, professional sekaligus menyenangkan untuk bisa mengembangkan pendekatan dan memilih metode pembelajaran yang efektif kepada siswa sehingga siswa tidak merasa bosan dan monoton akan apa yang akan dipelajarinya sehingga itu akan berdampak baik untuk mendorong minat siswa memahami dan menyukai bahasa Inggris secara optimal.

3.1       Faktor Pendukung Minat Siswa Belajar Bahasa Inggris
            Banyak faktor yang dapat meningkatkan dan mendorong siswa untuk bisa lebih mempelajari bahasa Inggris, seperti berikut:
3.1.1    Perhatian
            Perhatian menurut Gazali adalah keaktifan jiwa yang dipertinggi, semata-mata tertuju kepada suatu obyek. Agar siswa dapat belajar dengan baik usahakalah bahan pelajaran bahasa Inggris selalu menarik perhatian dengan cara mengusahakan pelajaran itu disesuaikan dengan kehidupan nyata sehari-harinya agar siswa tidak kesulitan untuk belajar menerapkan materi tersebut.
3.1.2    Minat
            Minat adalah kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan dan disertai rasa senang. Minat besar pengaruhnya terhadap belajar, siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya, karena tidak ada daya tarik baginya. Bahan pelajaran yang menarik minat siswa lebih mudah dipelajari dan disimpan , karena minat menambah kegiatan belajar.


3.1.3    Motif
            Motif erat sekali hubungannya dengan tujuan yang akan dicapai. Dalam menentukan tujuan dapat disadari atau tidak, akan tetapi untuk mencapai tujuan itu perlu berbuat, sementara yang menjadi penyebab berbuat adalah motif, sebagai daya penggerak/pendorongnya. Dalam proses belajar harus diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa belajar dengan baik, misal mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian, merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang menunjang belajar. Motif-motif di atas dapat ditanamkan kepada siswa dengan cara latihan-latihan/kebiasaan-kebiasaan yang dipengaruhi oleh lingkungan-lingkungan sekitarnya.


3.2       Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kurangnya Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa
            Ada juga faktor yang malah menjadi penyebab kurangnya minat para siswa untuk bisa lebih mempelajari bahasa Inggris, seperti berikut:
            3.2.1    Cara Orang Tua Mendidik
                        Orang tua yang kurang memperhatikan pendidikan anaknya, misalnya mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya maka menyebabkan anak tidak/kurang berhasil dalam belajarnya. Dalam hal ini seharusnya peran orang tua sangat penting untuk bisa memberikan dorongan dan semangat bagi anaknya untuk dapat belajar dengan baik, dengan tidak mendidik mereka dengan memanjakan mereka atau juga dengan tidak berlaku keras dan memaksa.
            3.2.2    Keadaan Ekonomi Keluarga
            Jika anak hidup dalam keluarga miskin, cenderung kebutuhan pokok anak kurang terpenuhi, akibatnya kesehatan anak terganggu, sehingga belajar juga terganggu. Anak juga bisa merasa minder dengan teman yang lain. Sebaliknya anak yang hidup di keluarga yang kaya dan cenderung berfoya-foya membuat anak kurang memusatkan perhatian pada belajar.
3.2.3    Metode Mengajar yang Kurang Baik
                        Metode mengajar guru yang kurang baik akan mempengaruhi belajar siswa menjadi tidak baik pula. Metode mengajar yang kurang baik itu dapat terjadi misalnya karena guru kurang persiapan dan kurang menguasai bahan pelajaran, sehingga memberi pangarauh siswa malas untuk belajar. Metode mengajar harus diusahakan yang setepat, efisien dan efektif mungkin.
                                        

            3.2.4    Kurikulum yang Monoton
                        Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. Kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran agar siswa menerima, menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu. Jelaslah bahan pelajaran itu mempengaruhi belajar siswa. Perlu diingat bahwa sistem belajar-mengajar sekarang menghendaki proses belajar mengajar yang mementingkan kebutuhan siswa yang diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. Hal ini lah yang memicu cara mengajar dan pelajaran yang monoton dengan menggunakan hanya metode-metode itu saja, siswa tidak diberikan kesempatan untuk lebih mengekspresikan kemampuannya dalam pelajaran bahasa Inggris ini misalnya.
            3.2.5    Relasi Siswa dengan Guru
                        Di dalam relasi guru dengan siswa yang baik, siswa akan menyukai gurunya, juga akan menyukai mata pelajaran yang diberikannya sehingga siswa belajar dengan sebaik-baiknya. Dan ini terjadi sebaliknya, jika siswa membenci gurunya. Ia segan mempelajari pelajaran yang diberikan gurunya. Akibatnya pelajarannya tidak akan maju.










BAB IV
PENUTUP

4.1       Kesimpulan
Dari laporan ilmiah penulis inilah dapat ditarik kesimpulan bahwa pelajaran bahasa Inggris itu tidak sulit dan membosankan, hanya saja metode yang diajarkan oleh para guru itu yang membuat siswa tidak nyaman dengan apa yang dipelajarinya. Perlu diketahui banyak sekali cara yang lebih efektif untuk menangani masalah ini, tidak hanya dari pihak sekolah dan guru tetapi peran orangtua dan lingkungan masyarakat pun ikut mempengaruhi cara belajar siswa sekarang ini.

4.2       Saran
Dari karya tulis ini dapat diharapkan kepada pihak sekolah dan para guru atau tenaga pengajar khususnya dalam bidang studi bahasa Inggris untuk tidak lagi menerapkan metode pembelajaran yang membuat siswa menjadi jenuh/bosan dan sebagai gantinya beralilah ke metode pendekatan suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat memahami materi yang mereka pelajari dan menghubungkannya dengan kehidupan nyata sehingga mereka bisa lebih mudah menerapkannya dalam kehidupan mereka. Dan juga lebih memberi siswa banyak kesempatan dalam berkreatifitas dalam menciptakan suasana belajar yang aktif yang pada akhirnya mampu menumbuhkan minat dan semangat yang tinggi dalam pelajaran bahasa Inggris.









DAFTAR PUSTAKA


Wikipedia dan Google
http://lokanmuko2.wordpress.com/2011/05/17/makalah-inovasi/
http://www.poztmo.com/2013/01/contoh-makalah.html
http://www.sarjanaku.com/2012/12/pengertian-minat-belajar-siswa-menurut.html?m=1
m.kompasiana.com/post/edukasi/2009/12/16/apakah-minat-itu
ayuyuliantini.blogspot.com/2010/66/meningkatkan-minat-pelajaraan-bahasa.html?m=1
http://komunitaspendidikan.com/index.php/forum/metode-mengajar-gangnam-style/463
http://lokanmuko2.wordpress.com/2011/05/17/makalah-inovasi/
http://krismawidi.wordpress.com/2011/04/05/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-belajar/
http://www.scribd.com/doc/57778050/contoh-skripsi