Jumat, 29 Juli 2016

Toh ketika kau jatuh cinta kepada orang atau kepada apa pun, bukankah cukup kau yang merasakannya. Tak perlu ada penjelasan panjang lebar (?) - Hari Ketika Hujan Mati

Pembunuh Kepercayaan

Apa memang cinta datang bersama kesedihan? Sebuah kalimat yang membuatku tersentak kemudian mengingat-ingat sebuah kenangan pahit tapi masih saja kurindukan.

Aku benci berbicara soal cinta, yang mana aku sudah percaya sepenuhnya tetapi aku malah dikecewakan. Aku benci bicara soal jarak, yang mana selalu aku bayangkan namun akhirnya malah menghancurkan. Cinta, kau membuatku bersedih.
Awalnya semuanya baik-baik saja, indah tanpa cela dan selalu membuatku bersemangat untuk menantikan malam tiba. Kunyalakan laptopku dan ku tekan tanda video call pada salah satu layanan yang kerap kali ku gunakan saat rindu memburuku. Sebuah gambar dan suara membuat jantungku lemas, "aku rindu orang ini, rindu sekali"  benakku. Percakapan pun mengalir hingga aku lupa waktu untuk tidur.
Waktu demi waktu berlalu, semakin banyak hal yang dia usahakan untuk membuatku bahagia dari jauh. Aku menghargai, sungguh. Sampai aku tidak menyadari ada sesuatu yang sengaja ia sembunyikan dariku.
Hari itu, hari dimana ia ada disini. Untuk kesekian kalinya ia pulang. Namun kali ini berbeda, ternyata kepulangannya bukanlah untukku. Berbagai alasan ia ucapkan ketika aku berusaha mencoba untuk menemuinya. Sedih memang, namun tetap saja aku mencoba percaya sepenuhnya.
Malam itupun tiba, sudah seminggu aku tak jua bertemu. Aku mencari tahu apa yang dia lakukan disini tanpaku. Bagaimana bisa? Aku yang katanya menjadi tujuan ketika dia singgah malah diacuhkan.
Tringg.. notif path ku berbunyi, sebuah nama yang sudah sangat tidak asing bagiku mengupdate lokasi bersama seseorang. Aku tersentak, karena nyatanya hari ini ia belum menghubungiku namun ia bisa-bisanya mengupdate di media sosial dengan seorang wanita. Aku berusaha tenang dan mencoba untuk menjernihkan pikiran. Namun belum selesai aku melakukannya, notif pathku pun berbunyi kembali. Dan kali ini sungguh membuatku lemas, sebuah foto sepasang manusia dengan ekspresi bahagia...
Sejak saat itu semuanya berubah, hatiku menjadi beku. Dingin dan meredup. Kalau ada kata yang lebih menyedihkan dari kata "hancur" mungkin itulah jelmaan dari perasaanku. Namun yang kucoba untuk lakukan hanyalah melepaskan dengan seikhlas-ikhlasnya.
Setahun berlalu, aku menjelma menjadi sebuah dinding yang besar dan kokoh menutupi rumah hatiku yang masih rapuh. Aku lebih kuat dari apa yang orang lain bisa bayangkan. Aku bahagia, purapura bahagia lebih tepatnya. Sampai pada akhirnya kekuatan hatiku kembali diuji ketika ada sebuah pesan dengan nama yang pernah ku kutuk muncul dilayar telepon genggamku berkata "hai, kamu apa kabar?"...


"Dulu, ketika aku sedang cinta-cintanya kamu malah lari meninggalkanku sendiri. Tapi saat aku sudah berhenti dan mulai berpaling, kenapa kamu masih kembali lagi?"

 

Tak Bisa Selamanya


Biru, tenang, dan berkabut adalah hal yang bisa ku jelaskan tentang dirimu.
Kau begitu sempurna, setidaknya itu di mataku.
Kau berhasil untuk membuatku selalu tertegun setiap kali ku pandang teduhnya dirimu.
Kau membuatku menceburkan semua harapanku di matamu.
Birumu yang begitu bening, membuatku kaku tak bisa beranjak untuk berjalan lebih jauh lagi, aku terpaku.
Tenangmu yang begitu sepi, membuatku nyaman hingga rinduku tak kunjung menepi, aku terhanyut.
Kabutmu yang begitu misterius, membuatku ingin selalu menemanimu walau ku tahu kau tak membutuhkan itu, aku terkagum.
Begitu indah, hingga aku lupa bahwa banyak sosok lain yang sama indahnya denganmu seperti senja di tepi pantai, atau sunrise di atas puncak.
Akan tetapi, meski sudah ku yakinkan dirimu berulang kali bahwa aku sangat bahagia untuk menemani dirimu disini namun jawabanmu tetaplah sama, "aku lebih suka sendirian".

Baiklah.
Terimakasih untuk pemandangan yang kau berikan kepadaku, mengijinkanku untuk tenggelam bersama harapanku.
Dan ternyata aku harus segera bangkit, untuk berjalan lebih jauh lagi. Untuk menemui pemandangan yang lebih indah lagi, dan menyambutku dengan penuh kasih.

Nb: write by me.
Pict by aksaratua
"Aku kira aku berhasil bangkit
Saat hatiku berkata semuanya sudah tak lagi rumit
Aku kira aku berhasil bangkit
Saat tak ada lagi rasa sedih melihat hujan rintik-rintik
Aku kira aku berhasil bangkit
Saat sekian tahun hati ini terbiasa di semai dengan kenyataan pahit
Aku kira aku berhasil bangkit
Saat aku tahu tak ada celah rasa s

Pagiku rindu, kenyataannya selalu...
Ku sesap kopi hitam ini dengan penuh semangat sambil kubayangkan tadi malam kau menghubungiku lalu meminta untuk bertemu.
Sama, perasaan ini selalu saja sama seperti awal kita bercengkrama. Saat kita masih berada dibawah langit yang sama dan saat aku masih belum paham apa itu merindu lama.
Sialnya, lagi-lagi lamunan ini terlampau jauh sampai membangunkan kembali kenangan yang sudah lama mati. Membuat hati ini perlahan hidup lagi. Setelah sekian lama sudah bersusah payah menjauhkan perasaan ini..

Apa itu bangkit? Kalau kenyataannya hati ini masih menanti walau sudah ditinggal pergi.
akit untuk hatiku yang mulai menyempit"
Apa itu bangkit? Saat melihat fotonya saja kepalaku bisa tumbuh buah stroberi
Apa itu bangkit? Memikirkannya satu menit membuat aku jatuh cinta lebih gila lagi

Maka kenyataannya.. Bagiku, kata bangkit hanyalah sebuah asumsi.

Minggu, 03 Februari 2013

Contoh Makalah Bahasa Indonesia



MAKALAH BAHASA INDONESIA
Pentingnya Pengembangan Minat Dalam Berbahasa Inggris


O
L
E
H


Nama :
Aidillah Putri
Kelas : XII Tkk 2
Guru Pembimbing :
Ibu Hj. Sri Haryani,SP.d





SMK Negeri 6 Palembang
                                       Tahun Ajaran 2012/2013

KATA PENGANTAR

            Puji dan syukur kehadirat Tuhan yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan laporan ilmiah yang berjudul Pentingnya Pengembangan Minat Dalam Berbahasa Inggis yang dibimbing oleh ibu Hj. Sri Haryani,S.Pd.
Penulis menyadari bahwa dalam proses penulisan laporan ilmiah ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun dalam penulisannya. Penulis telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat diselesaikan dengan baik. Penulis dengan tangan terbuka menerima masukan, saran dan usul guna penyempurnaan laporan ilmiah ini.
            Akhirnya penulis mengaharapkan semoga laporan ilmiah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.




Palembang,   2 Februari 2013
      


 Penulis


DAFTAR ISI

Halaman Judul…………………………………………………………………………..x
Kata Pengantar…………………………………………………………………………xi
Daftar Isi ……………………………………………………………………………….xii
Bab I Pendahuluan                                        
1.1. Latar Belakang…………………………………………………………………...1
1.2. Rumusan Masalah……………………………….……………………………….1
1.3. Tujuan……………………………………………………………………………2
Bab II Tinjauan Pustaka dan Landasan Teori
2.1.                                                                                                                                                                                                                                                                       Pengertian Minat………………………………………………………………….3
2.2.                                                                                                                                                                                                                                                                       Pengertian Bahasa Inggris………………………………………………………...4

Bab III Pembahasan
3.1 Faktor Pendukung Minat Siswa Belajar Bahasa Inggris
………………………………………………………………………………………..5
3.1.1 Perhatian.......................................................................................................5
3.1.2 Minat……………………………………………………………………….5
3.1.3 Motif.............................................................................................................6

3.2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kurangnya Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa………………………………………………………………………………6
3.2.1 Cara orangtua mendidik……………………………………………………6
3.2.2 Keadaan ekonomi keluarga………………………………………………...6
3.2.3 Metode mengajar yang kurang baik.............................................................6
3.2.4 Kurikulum yang monoton.............................................................................7
3.2.5 Relasi siswa dengan guru.............................................................................7
Bab IV Penutup
4.1 Kesimpulan……………………………………………………………………….8
4.2 Saran……………………………………………………………………………...8
Daftar Pustaka………………………………………………………………………...9













BAB 1
PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
                        Bahasa Inggris adalah sebuah bahasa yang berasal dari Inggris, merupakan bahasa utama dari Britania Raya (termasuk Inggris),  Amerika Serikat serta banyak negara lainnya yang termasuk rumpun bahasa Jermanik Barat (Wikipedia). Dan seiring era globalisasi bahasa Inggris sudah menjadi bahasa yang mendunia yang digunakan dalam dunia pendidikan, perdagangan, teknologi, sosial-politik dan telah menyeluruh ke seluruh aspek kehidupan berkomunikasi. Bahasa adalah alat komunikasi yang paling penting dalam kehidupan, sehingga kita bisa saling mengerti pesan yang disampaikan maupun yang tersampaikan. Dizaman serba modern dengan persaingan yang sangat ketat pelajar dituntut harus bisa menguasai bahasa Inggris untuk dapat lebih maju pada kemudian hari dalam memasuki dunia kerja nantinya.
Bahasa Inggris masih dianggap kurang penting dikarenakan adanya beberapa factor bisa saja dikarenakan pengaruh lingkungan sosial dan kurangnya pembelajaran dini hari dari orangtua dan wali atau mereka  menganggap bahasa Inggris itu sulit dan tidak penting bagi kehidupan mereka. Mungkin juga ada yang beralasan bahwa mereka cinta bahasa Indonesia jadi mereka selalu memakai bahasa Indonesia, namun bukan bearti bahasa Indonesia mereka baik bisa saja karena mereka berpikiran tidak ada untungnya belajar bahasa Inggris karena tidak terlalu berguna bagi lingkungannya yang hanya menggunakan bahasa Indonesia saja.
                        Dan sebagian masyarakat bahkan siswa sekolah pun menganggap bahasa Inggris itu sulit. Ini bisa juga terjadi karena bahasa Inggris dan bahasa Indonesia memang tidak serumpun dengan memiliki struktur bahasa yang sangat berbeda dengan bahasa Indonesia. Bahasa Inggris juga tidak seperti bicara dengan menggunakan bantuan kamus karena untuk menterjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dengan cara mengganti kata demi kata yang memang dasarnya tidak serumpun. Bahkan dengan bermodalkan dengan mempunyai kamus terlengkap, tertebal dan tertebal sekalipun sepertinya belum cukup untuk dapat berbahsa Inggris yang baik dan benar.


1.2       Rumusan Masalah
Bagaimana Cara Mengembangkan Minat Dalam Berbahasa Inggris?

1.3       Tujuan
Tujuan dari penulisan laporan ilmiah ini ialah pertama untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kurangnya minat para pelajar dan masyarakat untuk belajar bahasa Inggris dan kedua ialah untuk mengetahui seberapa besar minat para siswa sekolah untuk belajar bahasa Inggris. Dari tujuan ini penulis mengharapkan para pembaca lebih mengerti dan membuka wawasan mereka terhadap pentingnya bahasa Inggris sehingga para pembaca dapat menjadi faktor pendorong minat para siswa untuk mempelajari bahasa Inggris lebih baik.




















BAB II
TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

            Dalam proses pembuatan laporan ilmiah ini penulis menemukan sebuah karya ilmiah yang telah membahas pembahasan yang sama antara lain sebagai berikut; “Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar “. Dalyono (1997). Beliau mengemukakan mengenai upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan minat siswa dalam belajar seperti; meningkatkan mutu pendidikan diantaranya mengeluarkan peraturan perundangan-undangan yang baru, memperbaiki kurikulum, meningkatkan kemampuan para pendidik serta memperbaiki sarana dan prasarana penunjang pendidikan.



2.1       Pengertian Minat
Minat adalah kecenderungan jiwa yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa aktivitas atau kegiatan (Slameto, 1995). Sehingga minat juga dapat disimpulkan sebagai kegiatan atau aktivitas yang dilakukan dengan sangat memperhatikan kegiatan itu dengan secara konsisten dengan perasaan yang senang. Definisi minat menurut Kartono (1995), minat merupakan moment-moment dari kecenderungan jiwa yang terarah secara intensif kepada suatu obyek yang dianggap paling efektif (perasaan, emosional) yang kuat. Minat dapat diartikan kecenderungan untuk dapat tertarik atau terdorong untuk memperhatikan seseorang sesuatu barang atau kegiatan dalam bidang-bidang tertentu (Lockmono, 1994). Sedangkan menurut Gie (1998), minat bearti sibuk, tertarik, atau terlihat sepenuhnya dengan suatu kegiatan karena menyadari pentingnya kegiatan itu.
 Dengan demikian, dari beberapa teori para ahli diatas dapat disimpulkan minat belajar adalah suatu kegiatan atau aktivitas dengan kecenderungan yang tetap dengan penuh memperhatikan secara intensif pada suatu ketertarikan dan akhirnya menyadari pentingnya suatu kegiatan atau aktivitas tersebut.
Keterlibatan sepenuhnya seorang siswa dengan segenap kegiatan pikiran secara penuh perhatian untuk memperoleh pengetahuan dan mencapai pemahaman tentang apa yang dituntut dan didapatnya disekolah. Dengan mempunyai minat yang besar terhadap sesuatu itu sangat berpengaruh terhadap aktivitas belajar para siswa, contohnya pada siswa yang memiliki minat yang besar terhadap pelajaran bahasa inggris siswa tersebut akan berusaha dengan belajar sungguh-sungguh untuk dapat memahami pelajaran yang masih dianggap sulit oleh sebagian siswa lainnya.

2.2 Pengertian Bahasa Inggris
Bahasa inggris adalah bahasa internasional yang penguasaanya cukup di perlukan agar anda bisa melakukan pergaulan dan aktivitas secara global. Dari pengertian-pengertian diatas kita dapat menarik kesimpulan bahwa bahasa inggris harusnya bisa dikuasai oleh pelajar agar dapat memperluas aktivitas pelajar secara global. Bisa menguasai bahasa inggris haruslah mempunyai minat yang kuat dan didorong dengan belajar yang sungguh-sungguh agar pemikiran yang menguasai sebagian pelajar tentang bahasa inggris itu sulit dan tidak penting dapat dipecahkan dengan sendirinya. Karena di era globalisasi sekarang kemampuan berbahasa inggris menjadi salah satu kemampuan yang sangat menentukan dalam memperoleh lapangan kerjanya nantinya.















BAB III
PEMBAHASAN

Dalam proses belajar mengajar, dua unsur yang amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Metode mengajar adalah teknik penyajian yang digunakan oleh guru untuk mengajar atau menyajikan bahan pelajaran kepada siswa di kelas agar pelajaran tersebut ditangkap, dipahami, dan digunakan oleh siswa dengan baik. Sedangkan, metode pembelajaran atau strategi mengajar adalah suatu cara menyampaikan pesan yang terkandung dalam kurikulum. Kedua hal itu bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan minat siswa terhadap bahasa Inggris, sehingga siswa lebih menikmati pemahaman apa yang telah diberikan oleh guru dengan baik. Dan di zaman serba modern seperti sekarang ini sebaiknya para guru dituntut untuk bisa lebih kreatif, professional sekaligus menyenangkan untuk bisa mengembangkan pendekatan dan memilih metode pembelajaran yang efektif kepada siswa sehingga siswa tidak merasa bosan dan monoton akan apa yang akan dipelajarinya sehingga itu akan berdampak baik untuk mendorong minat siswa memahami dan menyukai bahasa Inggris secara optimal.

3.1       Faktor Pendukung Minat Siswa Belajar Bahasa Inggris
            Banyak faktor yang dapat meningkatkan dan mendorong siswa untuk bisa lebih mempelajari bahasa Inggris, seperti berikut:
3.1.1    Perhatian
            Perhatian menurut Gazali adalah keaktifan jiwa yang dipertinggi, semata-mata tertuju kepada suatu obyek. Agar siswa dapat belajar dengan baik usahakalah bahan pelajaran bahasa Inggris selalu menarik perhatian dengan cara mengusahakan pelajaran itu disesuaikan dengan kehidupan nyata sehari-harinya agar siswa tidak kesulitan untuk belajar menerapkan materi tersebut.
3.1.2    Minat
            Minat adalah kecenderungan yang tetap untuk memperhatikan dan mengenang beberapa kegiatan dan disertai rasa senang. Minat besar pengaruhnya terhadap belajar, siswa tidak akan belajar dengan sebaik-baiknya, karena tidak ada daya tarik baginya. Bahan pelajaran yang menarik minat siswa lebih mudah dipelajari dan disimpan , karena minat menambah kegiatan belajar.


3.1.3    Motif
            Motif erat sekali hubungannya dengan tujuan yang akan dicapai. Dalam menentukan tujuan dapat disadari atau tidak, akan tetapi untuk mencapai tujuan itu perlu berbuat, sementara yang menjadi penyebab berbuat adalah motif, sebagai daya penggerak/pendorongnya. Dalam proses belajar harus diperhatikan apa yang dapat mendorong siswa belajar dengan baik, misal mempunyai motif untuk berpikir dan memusatkan perhatian, merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang menunjang belajar. Motif-motif di atas dapat ditanamkan kepada siswa dengan cara latihan-latihan/kebiasaan-kebiasaan yang dipengaruhi oleh lingkungan-lingkungan sekitarnya.


3.2       Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kurangnya Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa
            Ada juga faktor yang malah menjadi penyebab kurangnya minat para siswa untuk bisa lebih mempelajari bahasa Inggris, seperti berikut:
            3.2.1    Cara Orang Tua Mendidik
                        Orang tua yang kurang memperhatikan pendidikan anaknya, misalnya mereka acuh tak acuh terhadap belajar anaknya maka menyebabkan anak tidak/kurang berhasil dalam belajarnya. Dalam hal ini seharusnya peran orang tua sangat penting untuk bisa memberikan dorongan dan semangat bagi anaknya untuk dapat belajar dengan baik, dengan tidak mendidik mereka dengan memanjakan mereka atau juga dengan tidak berlaku keras dan memaksa.
            3.2.2    Keadaan Ekonomi Keluarga
            Jika anak hidup dalam keluarga miskin, cenderung kebutuhan pokok anak kurang terpenuhi, akibatnya kesehatan anak terganggu, sehingga belajar juga terganggu. Anak juga bisa merasa minder dengan teman yang lain. Sebaliknya anak yang hidup di keluarga yang kaya dan cenderung berfoya-foya membuat anak kurang memusatkan perhatian pada belajar.
3.2.3    Metode Mengajar yang Kurang Baik
                        Metode mengajar guru yang kurang baik akan mempengaruhi belajar siswa menjadi tidak baik pula. Metode mengajar yang kurang baik itu dapat terjadi misalnya karena guru kurang persiapan dan kurang menguasai bahan pelajaran, sehingga memberi pangarauh siswa malas untuk belajar. Metode mengajar harus diusahakan yang setepat, efisien dan efektif mungkin.
                                        

            3.2.4    Kurikulum yang Monoton
                        Kurikulum diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. Kegiatan itu sebagian besar adalah menyajikan bahan pelajaran agar siswa menerima, menguasai dan mengembangkan bahan pelajaran itu. Jelaslah bahan pelajaran itu mempengaruhi belajar siswa. Perlu diingat bahwa sistem belajar-mengajar sekarang menghendaki proses belajar mengajar yang mementingkan kebutuhan siswa yang diartikan sebagai sejumlah kegiatan yang diberikan kepada siswa. Hal ini lah yang memicu cara mengajar dan pelajaran yang monoton dengan menggunakan hanya metode-metode itu saja, siswa tidak diberikan kesempatan untuk lebih mengekspresikan kemampuannya dalam pelajaran bahasa Inggris ini misalnya.
            3.2.5    Relasi Siswa dengan Guru
                        Di dalam relasi guru dengan siswa yang baik, siswa akan menyukai gurunya, juga akan menyukai mata pelajaran yang diberikannya sehingga siswa belajar dengan sebaik-baiknya. Dan ini terjadi sebaliknya, jika siswa membenci gurunya. Ia segan mempelajari pelajaran yang diberikan gurunya. Akibatnya pelajarannya tidak akan maju.










BAB IV
PENUTUP

4.1       Kesimpulan
Dari laporan ilmiah penulis inilah dapat ditarik kesimpulan bahwa pelajaran bahasa Inggris itu tidak sulit dan membosankan, hanya saja metode yang diajarkan oleh para guru itu yang membuat siswa tidak nyaman dengan apa yang dipelajarinya. Perlu diketahui banyak sekali cara yang lebih efektif untuk menangani masalah ini, tidak hanya dari pihak sekolah dan guru tetapi peran orangtua dan lingkungan masyarakat pun ikut mempengaruhi cara belajar siswa sekarang ini.

4.2       Saran
Dari karya tulis ini dapat diharapkan kepada pihak sekolah dan para guru atau tenaga pengajar khususnya dalam bidang studi bahasa Inggris untuk tidak lagi menerapkan metode pembelajaran yang membuat siswa menjadi jenuh/bosan dan sebagai gantinya beralilah ke metode pendekatan suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat memahami materi yang mereka pelajari dan menghubungkannya dengan kehidupan nyata sehingga mereka bisa lebih mudah menerapkannya dalam kehidupan mereka. Dan juga lebih memberi siswa banyak kesempatan dalam berkreatifitas dalam menciptakan suasana belajar yang aktif yang pada akhirnya mampu menumbuhkan minat dan semangat yang tinggi dalam pelajaran bahasa Inggris.









DAFTAR PUSTAKA


Wikipedia dan Google
http://lokanmuko2.wordpress.com/2011/05/17/makalah-inovasi/
http://www.poztmo.com/2013/01/contoh-makalah.html
http://www.sarjanaku.com/2012/12/pengertian-minat-belajar-siswa-menurut.html?m=1
m.kompasiana.com/post/edukasi/2009/12/16/apakah-minat-itu
ayuyuliantini.blogspot.com/2010/66/meningkatkan-minat-pelajaraan-bahasa.html?m=1
http://komunitaspendidikan.com/index.php/forum/metode-mengajar-gangnam-style/463
http://lokanmuko2.wordpress.com/2011/05/17/makalah-inovasi/
http://krismawidi.wordpress.com/2011/04/05/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-belajar/
http://www.scribd.com/doc/57778050/contoh-skripsi

Kamis, 22 Desember 2011

HARI IBU :') :* {}

           whooppsss... yang lagi baca ini pasti tau dong hari ibu itu jatuh tanggal berapa??? yaaps.. tanggal 22desember. kalo inget moment itu gue sering ngerasa terharu sama apa yang uda mama lakuin buat gue dari hal yang kecil sampe ke yang besar. mama itu sosok idola dalam hidup gue yang bener bener gue kagumin. mulai dari cara beliau ngedidik gue, ngehibur gue, dan ngajarin gue gimana caranya jadi cewek yang tegar dan ga gampang nangis... satu hal yang gue salutin dari beliau itu, meskipun beliau single parent tapi beliau selalu berusaha untuk menjadi orang tua yang baik untuk gue, dan jauuhh buat gue dari istilah kata yang namanya "broken home"! hmm gue sadar kalo orang tua gue sekarang uda pisah, tapi gue nyoba realistis untuk ga nyalahin salah satu mereka. dan kembali lagi ke mama, beliau itu salah satu inspirasi dan motivator tebaik buat gue dalam berusaha merubah diri menjadi lebih baik dari sebelumnya. beliau sering ngomong gini "seburuk buruknya kelakuan kamu, kamu masih tetep anak mama sayang" itu sepenggal kalimat yang gue inget dari dulu sampe sekarang... well ntah apa lagi yang bisa gue share disini, terlalu banyak kebaikan yang uda beliau kasih ke gue. dan gue akan berusaha ngebalesnya dengan cara ngebahagiain beliau di hari tuanya kelak :')
I LOVE YOU MAMA :* YOU ARE MY SUNSHINE IN MY LIFE {}
SEMOGA ALLAH SELALU MEMBERI MAMA KESEHATAN 
DAN UMUR YANG PANJANG BIAR KITA BISA TERUS SAMA-SAMA :')