Jumat, 29 Juli 2016

 

Tak Bisa Selamanya


Biru, tenang, dan berkabut adalah hal yang bisa ku jelaskan tentang dirimu.
Kau begitu sempurna, setidaknya itu di mataku.
Kau berhasil untuk membuatku selalu tertegun setiap kali ku pandang teduhnya dirimu.
Kau membuatku menceburkan semua harapanku di matamu.
Birumu yang begitu bening, membuatku kaku tak bisa beranjak untuk berjalan lebih jauh lagi, aku terpaku.
Tenangmu yang begitu sepi, membuatku nyaman hingga rinduku tak kunjung menepi, aku terhanyut.
Kabutmu yang begitu misterius, membuatku ingin selalu menemanimu walau ku tahu kau tak membutuhkan itu, aku terkagum.
Begitu indah, hingga aku lupa bahwa banyak sosok lain yang sama indahnya denganmu seperti senja di tepi pantai, atau sunrise di atas puncak.
Akan tetapi, meski sudah ku yakinkan dirimu berulang kali bahwa aku sangat bahagia untuk menemani dirimu disini namun jawabanmu tetaplah sama, "aku lebih suka sendirian".

Baiklah.
Terimakasih untuk pemandangan yang kau berikan kepadaku, mengijinkanku untuk tenggelam bersama harapanku.
Dan ternyata aku harus segera bangkit, untuk berjalan lebih jauh lagi. Untuk menemui pemandangan yang lebih indah lagi, dan menyambutku dengan penuh kasih.

Nb: write by me.
Pict by aksaratua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar